Rahasia Pulau Emas – Permainan matematika menghitung luas segi empat

cover-rahasiapulauemas “Ho ho ho dan tulang belulang!” Seru Jack si bajak laut ketika kapalnya berlabuh. Dari dek kapal ia sudah dapat melihat hamparan pohon kelapa berbuah keemasan. Jack bergegas turun dan berlutut, meraup pasir yang berkilau. Tidak salah lagi, inilah Pulau Emas, sebuah pulau yang jadi legenda di kalangan bajak laut pantai selatan. Konon pulau ini mengandung harta karun di setiap jengkal tanahnya.

Jack mengangkat tangannya tinggi-tinggi. “Aku kaya rayaaa-”

Belum sempat ia menyelesaikan kalimatnya, sebilah pedang berkelibat dari sampingnya. Jack segera menghindar dan menangkis pedang itu dengan pedangnya.

“Will!”

Will si bajak laut saingannya nyengir kuda.

“Kau terlambat, Jack! Aku sudah tiba disini sebelummu. Pulau ini milikku!”

“Tidaak!” Bantah Jack sambil melancarkan serangan pada Will. Mereka pun mengeluarkan jurus pedang masing-masing. Tak berapa lama, tiba-tiba suara halilintar menggelegar. Mereka loncat dan terperangah begitu melihat seorang kakek tua berambut putih muncul.

“Ha ha ha… akulah si Penunggu Pulau. Siapa yang berani mengganggu tidur siangku?!”

Jack dan Will mundur selangkah, lalu berpandangan.

“Aku Jack si Tiga Tombak,” kata Jack lantang. “Aku telah memecahkan teka-teki Bintang Biru dan menerjang badai di Semenanjung Perak. Aku berhasil sampai di pulau ini, harta pulau ini jadi milikku!”

Will mendengus kencang. “Hah, aku sudah sampai lebih dulu. Aku sudah mengalahkan si Gurita Hitam dan menemukan jalan pintas kesini dari Tebing Karang Bolong. Akulah yang lebih berhak mengambil harta karun di pulau ini!”

Mereka hampir bertengkar lagi ketika Kakek Penunggu Pulau menghardik mereka.

“Diam!” Kakek itu melotot pada Jack dan Will. Sepintas bayangan di belakang kakek itu melebar membentuk bayangan seperti kepala besar bertaring. Hawa dingin tiba-tiba menyergap mereka. Jack dan Will terdiam.

“Sesuai titah Ratu Laut Selatan, siapapun yang menemukan pulau ini berhak mengambil harta yang tertimbun didalamnya.” Senyum kakek tua itu melebar, membuat Jack merinding. “Tapi ada 3 syarat…”

Will mengerutkan keningnya. “Apa itu?”

“Pertama, kalian hanya bisa menggali tanah kosong di pulau ini. Jadi kalau ada pohon, bunga, kolam, gundukan rumput, atau bangunan, tanah dibawahnya tidak boleh digali.” Kata kakek itu.

Will mengedikkan bahunya. “Oke, apa lagi?”

“Kedua, kalian hanya boleh menggali seluas bidang yang ditentukan oleh kunci ajaib ini.” Kakek Penunggu Pulau mengacungkan sebuah benda bulat berwarna emas yang dalamnya berbunyi klotak-klotak. Jack memperhatikan benda itu dengan seksama. Sepertinya tidak berbahaya. Ia pun mengangguk.

“Dan yang ketiga… hanya orang yang dapat mengumpulkan harta terbanyaklah yang dapat keluar dari sini. Yang hartanya lebih sedikit harus tinggal disini…” Kakek tua itu terkekeh kecil lalu mendesis. “…selamanya.”

Jack menelan ludah. Bisakah ia mengalahkan Will untuk mendapatkan harta terbanyak di Pulau Emas?

Rahasia Pulau Emas adalah permainan matematika untuk melatih anak melakukan perkalian, mencari faktor, dan menghitung luas segi empat. Begini cara mainnya.

Alat yang dibutuhkan

  • Buku milimeter block
  • Dua buah dadu
  • Pensil warna

Cara bermain

  • Gambar dulu peta Pulau Emas nya. Bila anak Anda senang menggambar, Anda bisa memintanya untuk berkreasi membuat peta pulau. Buat garis batas pulau mengikuti garis milimeter block, warnai lautnya, lalu tambahkan pohon, bunga, rumput, kolam, bangunan, dsb di dalam pulau.
  • Tentukan giliran bermain dan warna masing-masing pemain, misal Pemain A memakai pensil warna merah, sedangkan Pemain B warna biru.
  • Pemain A melempar kedua dadu, misal dapat angka 3 dan 6. Untuk yang belum bisa perkalian, cukup menggambar segi empat dengan panjang 3 dan lebar 6, lalu menjumlah berapa kotak yang ada di dalam segi empat itu.
  • Untuk yang sudah bisa perkalian, pemain lalu mengalikan kedua angka tersebut, 3 x 6 = 18. Tugas pemain A adalah menggambar segi empat dengan luas 18. Pemain dapat menggambar panjang dan lebar segi empat tsb sesuai angka dadu (panjang 3 dan lebar 6) atau faktor lain dari 18 (misal, 1 dan 18, atau 2 dan 9). Setelah menggambar segi empat tsb di peta, pemain menulis banyak emas yang berhasil digali (18) dan mengarsirnya.  Ohya, segi empat yang dibuat tidak boleh menabrak benda lain di dalam peta yaa.
  • Untuk yang sedang belajar mencari faktor, tanyakan pada anak “Kira2 angka berapa saja ya yang kalau dikalikan hasilnya sama dengan 18?” Kalau anak belum menemukannya, pandu dari perkalian 1, 2, 3, dst. “Kak, 1 kali berapa ya sama dengan 18? 2 kali berapa sama dengan 18? Kalau 3, ada ngga yang dikali 3 hasilnya sama dengan 18?” dst). Cara lain yang asyik untuk mencari faktor? Cek bermain hands on math perkalian dan faktor dengan ubin foam di artikel berikut.
  • Ganti giliran pemain B melempar dadu dan menggambar daerah galian emasnya.
  • Bila pemain tidak menemukan lahan yang cukup untuk digambar, pemain harus pass. Pemain yang sudah 3x pass harus berhenti dari permainan.
  • Lanjutkan sampai kedua pemain (A dan B) masing-masing dapat 3x pass, lalu hitung jumlah emas masing-masing pemain. Pemain dengan emas terbanyak adalah pemenangnya :)

 

sari

sari

Ibu 3 anak yang suka matematika dan berbagi pengalaman dalam homeschool anak-anak
sari

Latest posts by sari (see all)

sari

Ibu 3 anak yang suka matematika dan berbagi pengalaman dalam homeschool anak-anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *