Paus yang Sakit Gigi – Permainan matematika pembagian & faktor

Nyuut… nyuut…

“Adududuuh…”

Wally si Ikan Paus mengerang. Salah satu giginya ada yang goyang, rasanya sakit sekali. Ia bolak-balik berenang di sekitar terumbu karang sambil mencari makan. Saat ini tidak bisa mengunyah makanan yang besar, padahal ia lapar. Beberapa kali ia mendapatkan makanan, tapi ia tidak bisa mengunyahnya. Dapatkah kamu membantunya memotong-motong makanannya menjadi bagian yang kecil-kecil?

Paus yang Sakit Gigi adalah permainan matematika yang melatih anak kelas 3-4 SD dalam melakukan pembagian dan membuat pohon faktor. Berikut cara mainnya.

Alat yang dibutuhkan:

  • Bidak pemain
  • Dadu
  • Pensil warna sejumlah pemain
  • Papan permainan (bisa di print atau di buat sendiri), berisi bola-bola bertuliskan angka: 84, 72, 64, 56, 100, 36, 48, 88, 28, 54, 81, 40, 75, 90 (bisa juga memakai angka lainnya sesuai kemampuan anak).

Cara bermain:

  • Letakkan semua bidak pemain di Wally si ikan Paus dan tentukan giliran bermain
  • Pemain A melempar dadu, misal dapat angka 2, sehingga bidaknya dapat jalan 2 langkah ke kerang nomor 72. Tanyakanlah “72 habis dibagi berapa saja ya?” atau “Berapa kali berapa sama dengan 72?”
  • Pemain A kemudian menulis perkalian dua angka sebagai pohon dibawah kerang nomor 72, misal 8 kali 9. Lanjut ke giliran pemain B: lempar dadu, jalankan bidak, lalu tulis pohon faktor dibawahnya.
  • Bila pemain berhenti di gambar Wally, berarti dia pass (lewat) dan tidak harus menulis pohon faktor.
  • Bila pemain berhenti di gambar kerang yang sudah di pecah, dia harus membagi makanannya menjadi lebih kecil lagi. Misal di kerang 72 tadi ada cabang 8 dan 9, dia pilih untuk memecah angka 8 menjadi 4 dan 2.
  • Bila di suatu kerang sudah pecah menjadi faktor bilangan tersebut, maka kerang itu dicoret, yang artinya sudah habis dimakan oleh Wally. Pemain yang berhenti di kerang yang sudah dicoret berarti pass (lewat). Contoh, kerang 72 sudah dipecah menjadi 2, 2, 2, 3, 3, berarti bila bidak pemain B berhenti disitu, dia tidak bisa memecahnya lagi dan pass ke pemain selanjutnya.
  • Lakukan permainan sampai semua kerang habis dimakan. Kerang-kerang terakhir mungkin sulit dijangkau karena tergantung chance dadu berhenti disana, jadi bila semua sudah setuju permainan bisa dihentikan (diberi batasan waktu).
  • Setelah permainan selesai, hitung berapa pecahan kerang/bola pohon faktor yang telah ditulis masing-masing pemain. Pemenangnya adalah pemain dengan pecahan kerang terbanyak.
sari

sari

Ibu 3 anak yang suka matematika dan berbagi pengalaman dalam homeschool anak-anak
sari

Latest posts by sari (see all)

sari

Ibu 3 anak yang suka matematika dan berbagi pengalaman dalam homeschool anak-anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *