Kupu-kupu Pemberani – Permainan matematika perkalian dua digit

kupu2pemberani-thumb“Oh, bunga-bunga ini masih kuncup,” ujar tukang kebun sambil menghela nafas. “Padahal minggu depan Ratu akan berkunjung kesini.”

Kupi si kupu-kupu mendengar keluh kesah sang tukang kebun. Kupi adalah kupu-kupu kecil yang tinggal di kebun bunga kerajaan. Ia senang dengan sang tukang kebun karena kebun ini jadi lebih rapi dan cantik sejak dirawat oleh bapak itu.

Ah, aku harus menolongnya, pikir Kupi. Ia terbang agak tinggi untuk melihat seluruh kebun bunga. Luas juga ya…

Namun ia teringat kata ibunya. Dulu ibunya tinggal di daerah pegunungan. Kupi pernah berkunjung pulang ke kampung halaman ibu. Gunung itu besar sekali!

“Kamu tahu, Kupi?” Kata ibunya waktu itu. “Banyak manusia yang sudah menaklukkan gunung ini sampai ke puncak.”

Kupi terkejut. Walaupun manusia lebih besar dari kupu-kupu, mereka tetap jauh lebih kecil dari gunung itu.

“Masa iya bu?” tukas Kupi. “Tidak mungkin! Bagaimana cara mereka melakukannya?”

Ibunya hanya tersenyum. “Mereka hanya perlu mendaki selangkah demi selangkah.”

Kupi merentangkan sayapnya dan menukik menuju pagar batas kebun bunga.

Baiklah, aku juga pasti bisa, batin Kupi. Ia hinggap dari bunga ke bunga, menyebarkan serbuk sari. Setiap kali ia hinggap di suatu bunga, bunga itu tambah mekar. Dapatkah kamu membantu kupi untuk mempercepat bunga-bunga itu bermekaran?

Kupu-kupu Pemberani adalah permainan matematika untuk membantu anak kelas 3 SD untuk latihan perkalian dua digit. Berikut cara mainnya.

Alat yang dibutuhkan:

  • Bidak
  • Dadu
  • Pensil warna sejumlah pemain
  • Papan permainan (bisa print atau buat sendiri), dengan bunga mengandung angka: 2, 4, 5, 3, 8, 7, 6, 4, 3, 2, 5, 7, 8, 6, 8, 4, 2, 3, 5, 7, 2, 4, 5 (bisa diganti dengan angka yang dikehendaki sesuai kemampuan anak)

Cara bermain:

  • Semua bidak pemain mulai dari gambar si Kupi, tentukanlah giliran bermain
  • Pemain A melempar dadu, misalkan dapat angka 5. Jalankan bidak pemain A 5 langkah menuju ke bunga dengan angka 8.
  • Kalikan angka di dadu dengan angka di bunga, misal 5 x 8 = 40. Coret angka 8 di bunga, dan tulis angka 40 di dekatnya.
  • Lanjutkan giliran ke pemain berikut: lempar dadu, jalankan bidak, kalikan angka dadu dengan bunga, lalu coret angka bunga dan tulis hasil kalinya.
  • Bila ada pemain yang berhenti di bunga yang telah dicoret, kalikan angka dadu dengan angka terakhir. Contoh, setelah melempar dadu dapat angka 2 dan berhenti di bunga yang tadi sudah ditulis 40. Berarti hasil kalinya adalah 2 x 40 = 80.
  • Bila hasil kali sudah melebihi 100, berarti bunga sudah mekar sempurna. Lingkari hasil perkalian terakhir untuk menandai bahwa bunga itu sudah tidak bisa mekar lagi. Contoh setelah melempar dadu dapat angka 3 berhenti di bunga yang tadi sudah ditulis 80, berarti hasil kalinya adalah 3 x 80 = 240. Tulis dan lingkari angka 240.
  • Pemain yang berhenti di gambar Kupi atau bunga yang sudah mekar sempurna berarti tidak perlu melakukan apa-apa alias pass (lewat) dan lanjut ke pemain berikut.
  • Lanjutkan permainan sampai semua bunga mekar, atau seperti yang saya lakukan, sepakati waktu bermain dengan anak-anak. Hitung jumlah bunga yang terakhir mekar oleh pemain tersebut. Pemenangnya adalah yang paling banyak membuat bunga mekar.
sari

sari

Ibu 3 anak yang suka matematika dan berbagi pengalaman dalam homeschool anak-anak
sari

Latest posts by sari (see all)

sari

Ibu 3 anak yang suka matematika dan berbagi pengalaman dalam homeschool anak-anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *