Main Yuk, Review

Bermain Dokedo dari permainan matematika Fundora

Liburan kali ini kami bermain Dokedo, sebuah permainan dari Science Factory. Permainan Dokedo dikemas bersama dua permainan lainnya dalam paket permainan matematika Fundora.

Pada permainan Dokedo, ceritanya kami harus membangun sebuah jembatan untuk menolong kawanan Dorra yang berada di seberang sungai. Siapakah yang lebih dulu dapat menyeberangi sungai? Kita ikut main yuk :)

Continue reading

Leave a comment | Tagged , , , , , , , ,
Main Yuk, Review

Bermain Mathca MACO – Mathematics Playing Cards

Hari Selasa yang lalu saya dan anak-anak bermain kartu Mathca, sebuah permainan kartu matematika yang dibuat oleh Gamma Edutainment. Anak2 tuh pada semangaaat banget kalau ada mainan baru. Andika langsung bongkar isi kardusnya dan ribut nanya “Gimana cara mainnya ma?”

Continue reading

2 Comments | Tagged , , , , , , , , , , ,
Main Yuk, Review

Bermain Catur Kuta Bali di Klub Pijar

Hari Senin yang lalu kami bermain matematika di Klub Pijar, salah satu komunitas homeschool Tangerang Selatan. Permainan yang dipilih adalah permainan matematika Catur Kuta Bali, yang dikembangkan oleh Paman APIQ. Permainan dimainkan oleh dua orang, misalkan Pemain A dengan bidak berwarna merah dan Pemain B dengan bidak berwarna biru.

Tujuan permainan ini adalah membentuk barisan 4 bidak berturut-turut, boleh secara tegak lurus, mendatar, atau diagonal. Pemain menjalankan bidaknya dengan cara mengurang, menambah, membagi, atau mengali (kurang, tambah, bagi, kali = KuTa BaLi). Sesuai dengan namanya, permainan ini melatih ketangkasan anak melakukan perhitungan dan strategi dalam mengantisipasi atau merespon langkah lawan.

Continue reading

Leave a comment | Tagged , , , , , , , , ,
Review

Review App Dragonbox – Pengenalan Aljabar

Melanjutkan post minggu lalu mengenai belajar aljabar, jadi ceritanya waktu saya mentok menjelaskan persamaan ke anak2, saya teringat pernah baca blog post dari salah seorang homeschool mom tentang aplikasi Dragon Box. Waktu itu saya sudah lihat2 di halaman Google Play Store nya juga, sepertinya menarik, namun belum saya beli karena mikir masih too early buat anak2, yg belum ketemu soal2 persamaan aljabar.

Naaah… kalo sekarang pas nih, pikir saya.

Tanpa ba bi bu, saya download deh itu aplikasi android (ada iOS nya juga). Saya pilih yang basic algebra atau untuk umur 5+. Untung ukuran file nya juga ngga terlalu besar, hanya 26Mb. Setelah di install, saya pasang muka senyum ke anak2 :D

“Eh eh eh tau ngga… mama punya mainan baru lhooo… mau lihat ngga?”

Saya ngga bilang itu mainan matematika buat belajar aljabar :p

Continue reading

Leave a comment | Tagged , , , , , , ,
Review

Review Buku Seri Genius Matematika

Buku Seri Genius Matematika

Pertama saya dengar tentang buku seri Genius Matematika dari diskusi ortu homeschoolers di FB mengenai buku matematika yang dipakai. Waktu itu kalau ngga salah sedang membahas belajar matematika melalui cerita seperti pendekatan yang dilakukan oleh buku Life of Fred. Pendekatan ini dipakai karena sebagian anak tidak melihat kegunaan pelajaran matematika di kehidupan sehari-hari mereka. Kalau ada kalkulator kenapa harus hafal 8 x 9? Apa gunanya mengukur sudut? Buat apa menghitung 1/2 + 1/4? Kenapa harus pusing mencari rumus keliling lingkaran? Matematika jadi membosankan dan anak belajar sekedar supaya nilainya bagus. Tidak ada semangat untuk mengenal matematika diluar apa yang ditanyakan di buku dan soal ujian, padahal matematika itu bagian dari keseharian.

Kue bolu saya bantet! Oh, mungkin takaran tepung dan telurnya salah. Kamar mandi saya kok menggenang ya? Hm, mungkin kemiringan lantainya kurang. Diskon di pasar, perkiraan waktu kedatangan, perkiraan anggaran untuk biaya transportasi untuk tur ke luar kota, motif dan ukuran ubin untuk kamar mandi, semuanya berkaitan dengan matematika. Nah, buku Genius Matematika ini mengenalkan matematika lewat kejadian sehari-hari.

Continue reading

7 Comments | Tagged , , ,
Review

Review Kurikulum: IXL

Kurikulum matematika IXL

Waktu anak saya memasuki usia sekolah, saya mulai sibuk mencari kurikulum yang bisa dipakai pada kegiatan belajar di keluarga kami. Kebetulan saat itu kurikulum nasional Indonesia sedang mengalami peralihan dari KTSP 2006 menjadi Kurikulum 2013. Karena kurang cocok dengan banyaknya muatan pelajaran di kurikulum nasional, saya hanya mencari kurikulum bahasa Inggris dan matematika. Saat itu saya mencoba beberapa kurikulum matematika seperti IXL, MEP, dan kurikulum nasional 2013 untuk matematika. Berikut ulasan saya mengenai kurikulum matematika IXL yang diambil dari pengalaman keluarga kami.

Continue reading

Leave a comment | Tagged , , ,