Bermain sistem koordinat dengan Minecraft

cover“Di, besok sore aku main ke rumah kamu, ya,” kata Koko pada Adi sahabatnya. Adi hanya bergumam mengiyakan tanpa mengangkat kepala dari buku komik yang sedang ia baca.

“Oke, kamu tahu Rumah Sakit Bunda kan? Rumahku ada dibelakangnya, persis di samping pohon mangga yang paling besar. Pagernya warna coklat.” Kata Adi sambil membalik halaman komiknya.

Keesokan harinya, Koko garuk-garuk kepala. Di belakang Rumah Sakit Bunda ada gang kecil yang panjang, dengan pohon mangga di kanan dan kiri jalan. Ada 5 rumah dengan pagar coklat, semuanya disamping pohon mangga. Haduuh… kayaknya semua pohon sama besarnya. Yang mana sih rumahnya Adi?

“Di, kamu kalo ngasih tahu yang bener dong!” Keluh Koko sambil mengelap keringat. Rumah pertama yang ia masuki adalah milik seorang nenek yang baik, sayangnya ia tidak kenal Adi. Rumah kedua tidak ada orang. Rumah ketiga pemiliknya marah-marah dan mengusir Koko setelah ia memencet bel berkali-kali. Di rumah keempat, seekor anjing penjaga mengejar Koko yang akan memasuki pekarangan rumah. Untung ia ketemu Adi yang sedang duduk di teras rumahnya di rumah kelima.

Adi cuma tertawa terbahak-bahak. “Iya deh, maaf kemarin harusnya aku kasih nama jalan dan nomor rumahku ya. Ya sudah, supaya kamu ngga marah, kita main minecraft aja yuk.”

“Ayuuk!” Koko langsung melompat semangat. “Main multiplayer kita Di?”

Adi menggeleng. “Kita singleplayer aja. Aku dapet misi rahasia dari Tito.”

Tito adalah sepupu Adi yang tinggal di Bandung. Kata Adi mereka sering main minecraft multiplayer bersama.

“Apaan tuh misinya Di?”

“Tito menantang aku menemukan beberapa Village dan Temple.” Jelas Adi. “Dia kasih aku seednya. Kita tinggal membuat world dan mencari tempat yang dimaksud. Kalau ketemu, kita harus bikin sign dan foto tempat tersebut. Kamu bisa bantu aku ngga?”

Koko mengangguk-angguk. “Oke, siapa takut?”

Adi memberikan kertas tantangannya pada Koko.

tantangan

Minecraft 1.8 Seed: -9065479248748140566

1. Spawn -240, 252
2. Village -684, -152
3. Village -680, 8
4. Village -408, 88
5. Desert Temple -504, 88
6. Desert Temple -360, -216
7. Village -504, -248

Koko mengerutkan keningnya. “Di, ini maksudnya apaan sih, ada angka di samping nama tempat?” Tanya Koko sambil menunjuk ke tulisan (-240, 252).

Adi berpaling dari layar komputer dan melongok ke kertas yang dipegang Koko. “Oh, itu koordinat Ko. Di minecraft kan ngga ada nama jalan dan nomor rumah seperti disini. Jadi kalau mau menunjukkan letak sesuatu ya kita pakai koordinat.”

“Oh iya ya… aku jadi inget, kak Kiki kan juga punya aplikasi Google Map di handphone nya. Katanya kita bisa minta petunjuk arah kalau tahu nama tempat atau koordinatnya.” Koko mengambil kursi dan duduk di samping Adi. Layar permainannya sudah muncul. Koko melihat Adi memencet tombol F3. Di kiri dan kanan layar muncullah beberapa keterangan.

“Kamu lihat ini?” Adi menunjuk layar disebelah kiri yang ada tulisan XYZ. “Saat ini kita berdiri di atas blok dengan koordinat -240, 69, 252.”

TantanganMinecraft-Spawn

“Lho… lho… kok jadi banyak? Tadi katanya cuma -240, 252?” Protes Koko.

Adi garuk-garuk kepala. “Iya Ko, kalau kita mau menunjukkan tempat pada bidang datar atau 2 dimensi, kita cuma perlu 2 angka pada koordinat.” Adi mengambil selembar kertas, pensil, dan penghapus. Ia lantas menggambar di atas kertas sebagai berikut.

koordinat-kartesius

“Nih, sekarang aku taro penghapus ini di sini.” Adi membuat titik P di kertas dan meletakkan penghapus diatasnya. “Aku bisa bilang ke kamu kalau letak penghapus ini adalah di titik (3,5).”

“Kenapa ngga (5,3)?” Tanya Koko.

“Yah, standarnya begitu Ko. Diseragamkan penyebutannya agar tidak salah paham, jadi kita sebut angka pada sumbu X nya dulu, baru sumbu Y nya. Oke?”

Koko mengangguk.

“Naaah… sekarang gimana kalo aku punya akuarium, lalu aku punya ikan yang kejepit diantara terumbu karang, dan aku mau bilang lokasi persis si ikan itu?” Adi mengangkat penghapus beberapa centi diatas kertas. “Kalo kertas ini aku anggap sebagai dasar kolam, lalu penghapus ini si ikan, aku ngga bisa bilang ikannya ada di titik (3,5) kan? Perlu ada sumbu tambahan untuk ngasih tahu apakah ikannya ada di dasar kolam, di ketinggian tertentu, atau mengambang di permukaan. Karena itulah kita butuh angka ketiga untuk dimasukkan ke koordinat, yaitu sumbu Z.”

Hmm… Koko mulai mengerti. Tapi tunggu… “Kok Tito cuma ngasih 2 angka pada koordinat?”

Adi mengambil kertas baru dan kembali menggambar.

minecraft-coordinate

“Di Minecraft, dimensi panjang dan lebar diwakili oleh sumbu X dan Z. Sedangkan untuk menyebut ketinggian, kita pakai sumbu Y.” Adi menunjuk koordinat XYZ di layar: (-240, 69, 252). “Kalau kita terbang dan melihat daratan dari atas, kita sedang berada di titik (-240, 252), dengan ketinggian 69 blok dari bedrock. Tapi kalau kita pakai mode Survival kan kita ngga bisa terbang, jadi kita cukup tahu angka X dan Z nya aja.”

“Oalaah…” Koko menghempaskan tubuhnya ke sandaran kursi. “Jadi begitu toh? Terus gimana caranya nemuin koordinat Village dan Temple yang dikasih Tito?”

“Hmm…” Adi mengambil kertas tantangan dari Koko dan menggigit pensil di tangan kanannya. “Sebenernya sih aku lebih suka bikin petanya dulu diatas kertas, untuk bisa melihat Village atau Temple mana yang terdekat dengan Spawn. Supaya ngga bolak-balik, gitu…”

“Tapiii?”

Adi nyengir. “Tapi sebentar lagi ibuku pulang, aku belum ngerjain tugas pekerjaan rumah.”

“Yaah…”

“Ngga apa-apa, kita langsung main aja.” Adi memencet tombol penggerak arah pemain. “Kita lihat saja perubahan koordinatnya saat kita maju-mundur dan belok kanan-kiri, lalu cari jalan untuk sampai ke koordinat yang diberikan.”

Koko ikut nyengir lega. “Siplah, ayo kita main. Oya, jangan lupa Spawn nya difoto juga.”

“Oh iya,” seru Adi sambil memencet tombol F2 untuk mengambil screenshot layar. “Ayo, kita cari nomor 2 dulu aja deh, ke Village di koordinat (-684, -152).”

Ayo, apakah kamu berani ikut mengambil Tantangan Minecraft ini? :)

TantanganMinecraft-village
Yuuhuu… Amanda ikut main Tantangan Minecraft lho! Ini hasil foto-fotonya :D

 

Seri Belajar Peta dengan Bermain Minecraft

sari

sari

Ibu 3 anak yang suka matematika dan berbagi pengalaman dalam homeschool anak-anak
sari

Latest posts by sari (see all)

sari

Ibu 3 anak yang suka matematika dan berbagi pengalaman dalam homeschool anak-anak

2 thoughts on “Bermain sistem koordinat dengan Minecraft

    • sari says:

      AFAIK vanilla MCPE belum ada fitur untuk menampilkan layar yang ada koordinatnya ya, jadi itu sebabnya aku pakai MCPC untuk belajar bareng anak2 :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *